Rabu, 24 Oktober 2018

Tips-Tips Memilih Jurusan di Universitas

      Assalamu'alaikum sobat,...

      Hallo, teman-teman Blast Heart,...
Sekarang Jeje mau bahas tentang "Tips-Tips Memilih Jurusan di Universitas". Waah, mana nih suara siswa tingkat akhir yang sebentar lagi akan menghadapi ujian Pra-UN?!? Udah sejauh mana persiapannya? Udah tau, mau milih jurusan apa pas kuliah nanti? Nilai rapornya gimana? Persiapan SBMPTN udah mulai belum? Atau, udah siap untuk tes masuk PKN STAN? Yah, kurang lebih kuping kamu pasti pernah merasa peka(k) denger kalimat-kalimat seperti itu terlontar dari sekelilingmu, bak pisau yang statis ditancapkan pada benakmu, justru hal tersebut bisa aja ngebunuh. Jalani aja belum, udah depresi duluan mikirinnya, jangan lah yaa....

      Okay,... Jadi gini nih guys, daripada mikirin apa kata orang, alangkah indahnya jika kita merancang konsep untuk masa depan kita, salah satunya yaitu dengan cara menentukan jurusan yang akan kita pilih di Universitas kelak. Gawat nih, kalau siswa tingkat akhir jaman sekarang belum pada tau mau milih jurusan apa nantinya(!) Secara ya, jurusan yang kita pilih untuk kuliah itu, menentukan di bidang mana kita harus menempuh dunia pekerjaan. Meskipun gak pasti-pasti amat sih, tapi setidaknya itu akan memberikan kita gambaran mengenai hal apa yang harus kita persiapkan untuk menjadi pemenang. Maksudnya yakni, ditengah persaingan yang semakin ketat dalam memperoleh pekerjaan, kita tidak boleh kalah saing. Oleh karena itu, kita wajib mempunyai skill yang mampu menunjang pekerjaan yang kita jalani di masa yang akan datang.

      Hadeuh, panjang gitu ya pembahasaannya(!) Jadi, initinya gini sih, marilah teman-teman, kita bulatkan tekad, memantapkan hati, meyakinkan pikiran, dan mulailah merangkai jalan bagi cita-cita kita untuk meraih masa depan yang terbaik. Bagi teman-teman yang udah tau mau milih jurusan apa pas kuliah nanti, Alhamdulillah. Semoga dikuatkan dalam berikhtiar dan diteguhkan dalam bertawakkal. Semangaatttttt!!!

      Eits, bagi teman-teman yang belum tau mau pilih jurusan apa, atau teman-teman yang memiliki kendala dalam memilih jurusan yang diinginkannya, tak perlu susah payah bersedih. Disini Jeje akan membagikan tips-tipsnya nih teman, semoga bisa sedikit membantu yaaa :')

Tips-tips :
- Pertama, tentukanlah waktu yang tepat bagi kamu untuk bisa fokus memikirkan masa depanmu.
   Lebih disarankan sendiri sih, supaya kata hati kamu mau keluar, mungkin dia terlalu malu di depan orang banyak, hehe.
Sebagai makhluk yang berakal nan diciptakan Tuhan penuh kesempurnaan, marilah kita mulai merancang masa depan. Banyak yang bilang, kita harus memanfaatkan masa-masa SMA sebaik mungkin, karena hanya kita alami satu kali dan akan menjadi masa yang paling bersejarah dalam hidup kita.

   Hello guys, emang masa depan kalian bakal datang dua kali apa? Enggak kan! Jadi, apa kalian rela masa SMA yang nantinya hanya akan menjadi masa lalu (kelam pula lagi kan), mengganggu dan membatasi masa depan kalian (semoga aja cerah, Aamiin). Stop guys, menikmati sih menikmati, tapi jangan kelewatan sampai membuat kita kurang memperhatikan langkah apa yang akan kita tempuh untuk meraih masa depan yang cerah itu.

   Penyesalan emang selalu datang terlambat, daripada menyesal kemudian, alangkah baiknya kita manfaatkan waktu yang ada untuk fokus pada masa depan. Dengan begitu bukan berarti kita gak bisa lagi menikmati masa SMA, contohnya membuat kelompok belajar bersama teman-teman untuk membahas soal, baik UN atau pun SBMPTN. Bisa kan?  Tanpa harus kehilangan waktu berharga dengan teman, kita juga gak akan kehilangan masa depan cerah.

- Kedua, setelah kamu dapat waktu yang pas, mulailah mencari referensi jurusan-jurusan kuliah, baik itu untuk anak IPA dan juga IPS.      
   Kamu bisa melihatnya di internet,  atau bisa juga dengan membaca buku kumpulan jurusan yang ada di dunia perkuliahan.

- Ketiga, catatlah sekurang-kurangnya 10 jurusan yang kamu minati.

-  Kemudian , carilah informasi dari segala sumber, dimana saja universitas yang menyediakan jurusan yang kamu minati tersebut.
   Cari juga data mengenai passing grade, akreditasi jurusan, peluang kerjanya, dan juga jumlah quota penerimaan mahasiswa setiap tahunnya, minimal 4 tahun belakangan. Tandai jurusan yang terbaik dari beberapa kategori tersebut.

- Setelah memperoleh data-data yang akurat, kamu bisa memperhatikan di jurusan apa kamu merasa nyaman.
   Perhatikan juga jurusan yang berhubungan dengan mata pelajaran yang menjadi ability kamu. Sesuaikan jurusan-jurusan tersebut dengan minat dan bakat yang kamu miliki.

- Lalu, coretlah jurusan yang tereliminasi dari kategori di atas, dan kamu bisa menyisakan 3 jurusan terbaik yang paling sesuai dengan diri kamu.

- Tips selanjutnya yaitu, berbincanglah dengan orang tuamu secara hangat, mengenai jurusan yang telah kamu pilih. Yakinkan orang tuamu bahwa kamu benar-benar serius memilih jurusan tersebut. Banyak juga nih teman-teman yang galau karena orang tua tidak menyetujui jurusan yang dipilihnya. Akhirnya rasa semangat dalam belajar pun dapat menurun. Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus membicarakannya terlebih dahulu dengan orang tuamu. Dan kamu juga bisa meminta saran dari mereka, agar nantinya ditemui kesepakatan antara anak dan orang tua.

- Kamu juga bisa mengupdate informasi-informasi terbaru mengenai jurusan yang kamu pilih, sehingga memacu semangat dan lebih meyakinkan dirimu bahwa kamu tidak salah dalam memilih jurusan.

- Tulislah jurusan dan cita-citamu pada "mind map" agar kamu terus terpacu untuk serius ketika belajar.

- Terakhir,  jangan lupa berdoa dan bertawakkal. InsyaAllah jalanmu akan dimudahkan oleh Allah.Swt....
  Percayalah teman bahwa akan ada sesuatu yang Allah berikan di luar dugaan kita. Termasuk itu masa depan.

      Duh, gak terasa sudah panjang aja tulisannya. Semoga apa yang Jeje tuliskan bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Aamiin. Barakallahu!!

Semangat!! Semangat!! Semangat!! Para Pejuang!! 👊👊👊
#Salam_Sukses



@Jennyfferolin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Let's Fight!!!

Hey,... Kamu yang sedang duduk termenung! Coba lihat pada cermin itu, apakah kamu bisa melihat masa depanmu? Nah, enggak kan,... Lantas,...